Pangkalan Balai (Kemenag Sumsel) ---
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuasin, Abadil, turut berpartisipasi dalam kegiatan "Jalan Sehat" memeriahkan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Banyuasin yang jatuh pada 10 April mendatang. Acara yang berlangsung meriah di Alun-Alun Kota Pangkalan Balai pada Rabu (08/04/2026) ini dibuka secara resmi oleh Bupati Banyuasin, Askolani, dengan prosesi pengibaran bendera start. Ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat dan instansi pemerintah tampak antusias memadati lokasi demi mengikuti pesta rakyat tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Askolani menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam membangun daerah. Tema besar yang diusung tahun ini adalah "Terus Gotong Royong untuk Banyuasin Bangkit, Adil, dan Sejahtera Berkelanjutan.
“Semangat kerja kita harus terarah melalui 7 program prioritas dan 12 gerakan motto kerja; Cerdas, Ikhlas, dan Tuntas. Hal ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto untuk membangun bangsa,” ujar Askolani.
Ia juga mengapresiasi capaian Kabupaten Banyuasin yang saat ini menempati peringkat pertama sebagai penyuplai swasembada pangan nasional, sebuah prestasi yang mulai menarik perhatian investor dalam maupun luar negeri.
Momentum penuh keakraban terjadi saat Bupati Askolani mempersembahkan satu lagu kehormatan yang ditujukan khusus bagi Kepala Kantor Kemenag Banyuasin, Abadil. Menutup pesannya, Bupati menyampaikan filosofi mendalam mengenai keseimbangan hidup dalam bermasyarakat dan bernegara.
“Sesungguhnya dengan seni hidup menjadi indah, dengan agama hidup menjadi terarah, dan dengan perjuangan kita bisa lebih memahami arti tetesan keringat dan darah untuk mencapai tujuan,” ungkapnya puitis.
Kemeriahan jalan sehat ini semakin memuncak dengan adanya pembagian lebih dari 150 hadiah doorprize. Bupati didampingi jajaran Forkopimda turut melakukan pengundian secara langsung untuk hadiah utama berupa dua unit motor listrik bagi peserta yang beruntung.
Partisipasi Kankemenag Banyuasin dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergitas yang kuat antara instansi vertikal dan Pemerintah Daerah dalam mendukung program pembangunan serta merayakan identitas daerah Bumi Sedulang Setuduan.
(Humas Kemenag Banyuasin)