Lubuklinggau (Kemenag Sumsel) ---
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Lubuklinggau, Hasanudin, meninjau langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas IX di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Lubuklinggau pada Selasa (7/4/2026). Kedatangan Kakankemenag disambut hangat oleh pihak madrasah yang diwakili oleh Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU), Sri Purnamawati, beserta jajaran Wakil Kepala Madrasah.
Dalam kunjungannya, Hasanudin menyempatkan diri memberikan arahan kepada para peserta ujian. Ia menekankan agar momentum TKA ini digunakan sebaik mungkin sebagai ajang pembuktian kapasitas diri para siswa.”Jadikan ujian ini untuk menguji kemampuan kalian, baik secara akademik maupun pengetahuan umum. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti ujian ini dengan serius dan maksimal,” ujar Hasanudin.
Tak hanya kepada siswa, apresiasi tinggi juga diberikan kepada panitia dan pengawas ujian. Menurutnya, keberhasilan agenda ini sangat bergantung pada dedikasi tim di lapangan. “Laksanakan tugas ini dengan sebaik mungkin. Tanpa Bapak dan Ibu, kegiatan ini tidak akan sukses. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya saya sampaikan atas kerja keras kalian,” pungkasnya.
Setelah memantau jalannya ujian, Hasanudin turut menyoroti perkembangan pesat MTsN 1 Lubuklinggau. Dengan jumlah siswa yang mencapai kurang lebih 1.046 orang, ia menilai madrasah tersebut sudah sangat membutuhkan pengembangan sarana fisik, khususnya ruang kelas dan laboratorium komputer.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Kemenag Lubuklinggau mendorong pihak madrasah untuk segera mengusulkan penambahan lokal baru. “Berdasarkan pengamatan saya, perkembangannya cukup pesat sehingga perlu penambahan lokal maupun gedung sarana seperti Lab Komputer. Kami mengharapkan madrasah segera mengusulkan penambahan ini, dan kami akan lakukan pendampingan agar niat ini segera terealisasi,” paparnya.
Hasanudin juga membawa kabar baik mengenai rencana pembangunan jangka pendek. Berdasarkan informasi yang ada, MTsN 1 Lubuklinggau dijadwalkan akan menerima program Rehabilitasi SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) pada tahun 2027 mendatang.
“Insyaallah pada tahun 2027 akan ada realisasi SBSN untuk penambahan lokal. Mudah-mudahan progresnya lancar dalam waktu dekat. Sekali lagi, sukses untuk anak-anak yang ujian hari ini, semoga hasilnya maksimal sesuai harapan,” tutupnya. (Yatno)