⭐ KEMENAG SUMSEL LUNCURKAN AIOHUMAS VERSI 3.0: LAYANAN LEBIH HUMANIS & BEREMPATI ⭐ KEMENAG BUKA PENDAFTARAN KEBERADAAN PESANTREN 1 JANUARI 2026 ⭐ PENDAFTARAN SELEKSI NASIONAL MURID BARU PADA MADRASAH UNGGULAN DIBUKA HINGGA AWAL FEBRUARI 2026 ⭐ KEMENAG SUMSEL LUNCURKAN AIOHUMAS VERSI 3.0: LAYANAN LEBIH HUMANIS & BEREMPATI

Search

Sempurnakan Rukun Salat, Kemenag Prabumulih Bedah Makhrajul Huruf Surah Al-Fatihah

Sempurnakan Rukun Salat, Kemenag Prabumulih Bedah Makhrajul Huruf Surah Al-Fatihah

Prabumulih (Kemenag Sumsel) ---

Kantor Kemenag Kota Prabumulih terus konsisten mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan religius yang edukatif. Pada Selasa (03/03/2026), agenda Safari Ramadan hari ke-4 kembali digelar di Gedung Aula Haji, melibatkan jajaran Kemenag Kota dan KUA Prabumulih Timur.

Berbeda dengan safari Ramadan pada umumnya yang hanya diisi ceramah, Kemenag Prabumulih memilih fokus pada pembelajaran Tahsin Al-Qur’an. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata meningkatkan kualitas ibadah para pegawai dan masyarakat di bulan mulia.

Materi utama dalam pertemuan kali ini adalah pendalaman Surah Al-Fatihah. Sebagai bacaan wajib dalam setiap rakaat salat, ketepatan pelafalan surah ini menjadi fondasi sahnya ibadah. Dibimbing oleh Ustadzah Hujjatul Balegha dan Ustadz Rahmat Hidayat, peserta diajak membedah makhrajul huruf (tempat keluarnya huruf) secara mendalam.

Pembelajaran difokuskan pada pembedaan huruf-huruf yang memiliki karakter bunyi serupa namun berbeda titik keluarnya, seperti Huruf tenggorokan: Alif (?), Ha (?), ?a (?), dan ‘Ain (?) serta Huruf lisan: Ghain (?) dan Kha (?).

Suasana di Aula Haji tampak hidup dengan metode praktik langsung. Setiap peserta diberikan kesempatan membaca, sementara pembimbing melakukan koreksi seketika terhadap kesalahan-kesalahan kecil yang sering luput. ”Ketepatan makhraj sangat penting karena satu huruf yang berbeda dapat mengubah arti secara keseluruhan,” tegas Ustadz Rahmat Hidayat di sela-sela bimbingannya.

Senada dengan hal tersebut, Ustadzah Hujjatul Balegha mengingatkan bahwa memperbaiki bacaan Al-Fatihah adalah bagian dari menyempurnakan rukun salat. “Jangan sampai kita rutin menunaikan salat, namun belum menyadari adanya kesalahan dalam bacaan dasar. Ramadan adalah momentum terbaik untuk memperbaiki kualitas ibadah kita, dimulai dari hal yang paling mendasar,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Safari Ramadan Kemenag Prabumulih bertransformasi menjadi ruang belajar yang inklusif. Dari satu huruf yang dibenarkan, diharapkan lahir kesadaran untuk terus belajar dan menghadirkan salat yang lebih bermakna di setiap sujud dan doa para jamaah.

(Humas Kemenag Prabumulih)


Kategori: Bimas Islam
Fotografer: Humas Kemenag

e-Saran
Bantu Kami Berkembang
AIOHUMAS
Tanyo AIOHUMAS