Prabumulih (Kemenag Sumsel) ---
Rangkaian Safari Ramadan hari ketiga kembali dilaksanakan di Gedung Aula Haji pada Kamis (26/2/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Kementerian Agama Kota Prabumulih bersama KUA Prabumulih Selatan sebagai bagian dari agenda pembinaan rohani selama bulan suci Ramadan 1447 H.
Kegiatan diawali dengan salat Dzuhur berjamaah yang berlangsung dalam suasana khidmat. Kebersamaan dalam satu saf menjadi penguat semangat spiritual di tengah aktivitas pelayanan kepada masyarakat.
Usai salat, kegiatan dilanjutkan dengan kultum yang disampaikan oleh Ustadzah Basariah dari KUA Prabumulih Selatan. Ia mengangkat tema muraqabah, yakni kesadaran bahwa setiap perbuatan manusia senantiasa berada dalam pengawasan Allah SWT. Menurutnya, puasa melatih kejujuran dan pengendalian diri, karena seseorang tetap menahan diri bukan semata-mata karena dilihat orang lain, melainkan karena merasa diawasi oleh Allah.
“Jika kita benar-benar menyadari bahwa Allah selalu mengawasi setiap langkah dan perkataan kita, maka kita akan lebih menjaga diri, bahkan saat tidak ada seorang pun yang melihat. Itulah makna muraqabah yang perlu terus kita latih, terutama di bulan Ramadan,” ungkapnya.
Materi tersebut menjadi ruang perenungan bersama bahwa ketakwaan berawal dari kesadaran hati. Ramadan hadir sebagai madrasah ruhani, tempat melatih diri untuk lebih jujur, lebih hati-hati dalam bersikap, dan lebih bertanggung jawab dalam setiap amanah yang diemban.
Melalui Safari Ramadan ini, diharapkan semangat memperbaiki diri tidak berhenti di dalam aula atau di waktu ibadah saja, tetapi terus hidup dalam keseharian baik di tempat kerja, di rumah, dan di tengah masyarakat sehingga Ramadan benar-benar meninggalkan jejak perubahan yang nyata.
(Humas Prabumulih)