⭐ KEMENAG SUMSEL LUNCURKAN AIOHUMAS VERSI 3.0: LAYANAN LEBIH HUMANIS & BEREMPATI ⭐ KEMENAG BUKA PENDAFTARAN KEBERADAAN PESANTREN 1 JANUARI 2026 ⭐ PENDAFTARAN SELEKSI NASIONAL MURID BARU PADA MADRASAH UNGGULAN DIBUKA HINGGA AWAL FEBRUARI 2026 ⭐ KEMENAG SUMSEL LUNCURKAN AIOHUMAS VERSI 3.0: LAYANAN LEBIH HUMANIS & BEREMPATI

Search

Menjemput Berkah di Usia Senja: Kehadiran Kemenag Ogan Ilir Menguatkan Spirit Ramadan di Panti Lansia

Menjemput Berkah di Usia Senja: Kehadiran Kemenag Ogan Ilir Menguatkan Spirit Ramadan di Panti Lansia

Ogan Ilir (Kemenag Sumsel) ---

Ramadan selalu punya cara istimewa untuk menyentuh hati. Di sudut tenang UPTD Panti Sosial Lanjut Usia Harapan Kita, suasana itu terasa lebih hangat pada Rabu (25/02/2026). Di antara langkah-langkah pelan para penghuni panti dan wajah-wajah yang menyimpan banyak kisah kehidupan, hadir Penyuluh Agama Islam dari Kementerian Agama Kabupaten Ogan Ilir membawa cahaya pengetahuan dan penguatan spiritual.

Bukan sekadar rutinitas, kegiatan bimbingan dan pendampingan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan ibadah di bulan suci. Materi yang disampaikan tentang niat dan rukun puasa Ramadhan serta niat salat tarawih, dibawakan dengan bahasa sederhana, perlahan, dan penuh empati. Setiap kalimat diucapkan dengan kesabaran, memastikan para lansia memahami kembali dasar-dasar ibadah yang mungkin pernah mereka pelajari puluhan tahun silam.

Bagi para penghuni panti, momen ini bukan hanya tentang teori. Ada rasa diperhatikan, dihargai, dan ditemani. Beberapa lansia tampak mengangguk pelan, sebagian lainnya mengulang lafaz niat dengan suara lirih. Di usia senja, penguatan seperti ini menghadirkan ketenangan batin bahwa ibadah yang dijalankan tetap sah, tetap bermakna, dan tetap bernilai di sisi Allah SWT.

Inilah wajah pelayanan Kemenag Ogan Ilir yang inklusif dan menyentuh. Pembinaan keagamaan tidak berhenti di ruang-ruang formal atau seremonial, tetapi hadir langsung di tengah masyarakat yang membutuhkan pendampingan, termasuk para lanjut usia. Pendekatan humanis yang dilakukan penyuluh menjadi bukti bahwa layanan keagamaan bukan hanya administratif, melainkan  menguatkan jiwa, menenangkan hati.

Dampaknya terasa nyata. Secara spiritual, para lansia lebih percaya diri menjalankan puasa dan salat tarawih. Secara psikologis, mereka merasakan kebersamaan dan perhatian yang mengurangi rasa sepi. Ramadan pun menjadi lebih hidup bukan hanya sebagai kewajiban ibadah, tetapi sebagai ruang berbagi, belajar, dan bertumbuh bersama.

Melalui kegiatan berkelanjutan ini, Kemenag Ogan Ilir menegaskan komitmennya membangun kehidupan beragama yang humanis, berkeadilan, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Di balik langkah-langkah sederhana menuju panti lansia, tersimpan misi besar: memastikan bahwa berkah Ramadhan dapat dirasakan oleh semua, tanpa terkecuali termasuk mereka yang menjalani hari-hari di usia senja.

(Humas Kemenag Ogan Ilir)


Kategori: Feature
Fotografer: Kontributor Ogan Ilir

e-Saran
Bantu Kami Berkembang
AIOHUMAS
Tanyo AIOHUMAS