Rabu, 5 Oktober 2016, 22:15

Info Pendaftaran Haji

lihat alamat Kankemenag Kab./Kota, disini, juga unduh formulir Klaim Asuransi Jiwa Haji

Penyelenggaraan ibadah haji merupakan rangkaian kegiatan yang beragam, melibatkan banyak pihak dan orang, di dalamnya mengelola banyak uang (dana), dilaksanakan di dalam negeri dan Arab Saudi. Oleh karena itu dalam penyelenggaraan ibadah haji diperlukan kerjasama yang erat, koordinasi yang dekat, penanganan yang cermat dan dukungan sumber daya manusia yang handal dan amanah. Setiap kegiatan yang terkait dengan penyelenggaraan ibadah haji mengacu pada ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji, sebagaimana diubah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 2 Tahun 2009. Prinsip-prinsip penyelenggaraan ibadah haji : mengedepankan kepentingan jamaah; memberikan rasa keadilan dan kepastian; efisiensi dan efektivitas; transparansi dan akuntabilitas; profesionalitas dan nirlaba. Penyelenggaraan ibadah haji Indonesia dibagi dalam dua kategori, yaitu haji reguler yang sepenuhnya dilaksanakan oleh Pemerintah, dan haji khusus yang dilaksanakan oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus yang telah mendapat izin dari Menteri Agama. Dalam rangka menyesesuaikan ketentuan syarat dan prosedur pendaftaran haji serta kuota haji, telah dikeluarkan Peraturan Menteri Agama Nomor 29 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Agama Nomor 14 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Haji Reguler. Dalam PMA ini, ada beberapa perubahan terkait pendaftaran haji reguler, misalnya pendaftaran jemaah haji bisa dilakukan setiap hari kerja sepanjang tahun, jemaah haji yang pernah menunaikan ibadah haji dapat melakukan pendaftaran haji lagi setelah 10 (sepuluh) tahun sejak menunaikan ibadah haji terakhir, batasan usia minimal 12 (dua belas ) tahun pada saat mendaftar. Untuk selengkapnya bisa membaca PMA Tahun 2015. Berikut persyaratan umum yang dicantumkan dalam PMA No. 29 Tahun 2015, yaitu:

  • pendaftaran haji dilakukan setiap hari kerja sepanjang tahun;
  • pendaftaran haji dilakukan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten / Kota domisili Jemaah Haji sesuai KTP;
  • pendaftaran dilakukan sendiri oleh yang bersangkutan untuk pengambilan sidik jari;
  • jemaah haji yang pernah menunaikan ibadah haji dapat melakukan pendaftaran haji setelah 10 (sepuluh) tahun sejak menunaikan ibadah haji terakhir.

Berita Lainnya
Selasa, 14 Februari 2017, 15:48

Waiting List Pendaftaran Haji Sumsel 14 Februari 2017

Rabu, 1 Februari 2017, 15:53

Rencana Perjalanan Haji Tahun 2017 M/ 1438 H

Senin, 21 November 2016, 09:43

Data Manifest Haji Kloter 13 - 2016

Senin, 21 November 2016, 09:42

Data Manifest Haji Kloter 12 - 2016

Senin, 21 November 2016, 09:38

Data Manifest Haji Kloter 11 - 2016