Selasa, 24 April 2012 –
TERTIBKAN OPERASIONAL KBIH, KAKANWIL LAKUKAN SIDAK

Palembang-Humas KANWIL

Kakanwil Kemenag Sumsel Drs H Najib Haitami MM didampingi Kabid Haji, Zakat, dan Wakaf Drs HM Udin Djuhan MM, serta Kasubbag Hukmas dan KUB Saefudin S.Ag, mengunjungi beberapa Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) di Kota Palembang dalam rangka mengantisipasi terjadinya penipuan terhadap calon jemaah. Dengan kunjungan ini, pimpinan KBIH yang bekerja sama dengan biro perjalanan dan travel dalam memberangkatkan umroh, diminta menertibkan administrasi mereka.

“Sebagaimana surat edaran yang telah saya kirim ke setiap KBIH di Palembang, KBIH dilarang untuk memberangkatkan umroh. Dengan demikian, bila ada pimpinan KBIH yang juga menawarkan jasa untuk memberangkatkan umroh, kita ingin tahu dia bekerja sama dengan biro perjalanan apa dan bagaimana statusnya di Palembang,” terang Najib.

KBIH pertama yang dikunjungi Najib adalah Ar Rahmah di Jalan Demang Lebar Daun, Samping Istana Gubernur, Palembang. Di tempat ini, Najib diterima Drs H Zainal Umari M.H.I yang mewakili Direktur KBIH Ar Rahmah Hj Qomariah. Dari pertemuan ini diketahui bahwa KBIH Ar Rahmah memberangkatkan umroh melalui kerja sama dengan PT Edi Peni Travel, yang berpusat di Jakarta.

“Kita minta status perwakilan PT Edi Peni Travel di Palembang diperjelas. Mulai dari akte notaris hingga syarat-syarat berdirinya kantor seperti SIUP dan SITU. Kami juga minta dibuat plang resmi sehingga tidak rancu antara KBIH dan biro perjalanan. Di atasnya KBIH Ar Rahmah di bawahnya bisa ditulis PT Edi Peni Travel Cabang Palembang. Dan akan lebih baik lagi bila dicantumkan SIUP dan SITU-nya,” tambah Najib.

Menanggapi permintaan Kakanwil, Zainal Umari mengaku siap menjalankan. Dia juga mengaku senang dengan kunjungan ini sebab dirinya juga prihatin dengan terjadinya penipuan terhadap sejumlah calon jemaah umroh. “Penipuan ini merupakan musibah besar. Saya miris dan sedih. Kunjungan ini merupakan langkah positif karena kami selaku penyelenggara umroh pada umumnya menginginkan hal terbaik untuk jemaah. Dengan adanya kunjungan ini, kami jadi tahu mana kekurangan yang harus dilengkapi,” tutur Zainal.

Dua tempat lain yang dikunjungi Kakanwil adalah KBIH Nur Indayu pimpinan Drs H Yunani AB di depan Pusri dan Biro Perjalanan PT Namirah Angkasa Jayatama (Naja) pimpinan Ustadz Abdullah Asad Basyaidan di Jalan Veteran. Untuk diketahui, PT Naja merupakan biro perjalanan yang memiliki izin memberangkatkan umroh dan haji khusus, sedangkan Direktur KBIH Nur Indayu, Drs H Yunani AB, melakukan kerja sama dengan PT Al Ahrem Sarana Wisata dalam memberangkatkan umroh.

Di dua lokasi ini, Najib menekankan pentingnya mereka berkoordinasi dengan Kementerian Agama dalam memberangkatkan umroh. “15 hari sebelum memberangkatkan umroh, Bapak hendaknya membuat laporan kepada Kanwil Kemenag. Mulai dari jumlah jamaah, biaya perjalanan, rencana perjalanan, hingga rincian akomodasi,” tegas Najib. (qudus)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.011072 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 2315560
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.