Minggu, 5 Februari 2012 –
TINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN MELALUI PEMBINAAN GURU PAIS

Banyuasin-Humas,Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (MGMP PAI) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Kabupaten Banyuasin mengadakan kegiatan bersama berupa pembinaan Guru Pendidikan Agama Islam pada Sekolah Umum (Guru PAIS) di SMPN 1 Sembawa Kecamatan Banyuasin III, Kamis (2/2) yang lalu. Acara dimulai pukul 08.00 WIB dan dibuka langsung Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuasin Drs. H. Abd. Amri Siregar, M.Ag dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin Drs. Darul Qutni Said.

Jumlah peserta yang hadir tercatat 80 Guru PAIS SMP dan SMA berasal dari guru di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuasin dan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin. Materi yang disampaikan tentang Kebijakan Kementerian Agama tentang Guru PAI dan Sertifikasi Guru, KTSP dan ruang lingkupnya, pembuatan kisi-kisi soal dan lain-lain dengan mengundang narasumber yang berkompeten di bidangnya.

Ketua Pelaksana MGMP PAI SMP & SMA, Drs. H. Sutiyono, M.Pd.I mengucapkan terima kasih atas kedatangan Amri Siregar dan Darul Qutni untuk memberikan pengarahan dalam membina guru PAIS Kabupaten Banyuasin yang hadir. Pertemuan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi sesama guru PAIS tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Banyuasin, sekaligus untuk saling bertukar informasi dan pengalaman sehingga dapat mendorong terjadinya inovasi pendidikan di organisasi yang dipimpinnya.

“Kegiatan bersama ini merupakan wadah pembinaan yang bertujuan untuk saling bertukar informasi dan pengalaman yang berkaitan dengan pengembangan pembelajaran PAI di sekolah,“urainya.

Dan lanjutnya, pembinaan guru PAIS ini berfungsi sebagai 1. Forum komunikasi antar guru PAIS dalam meningkatkan kompetensi, baik pada aspek pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial. 2. Forum konsultasi yang berkaitan dengan kegiatan pembinaan dan pengembangan pembelajaran khususnya yang menyangkut materi, metode, media dan evaluasi pembelajaran serta sarana penunjang. 3. Pusat informasi tentang berbagai kebijakan pemerintah pusat dan daerah yang berkaitan dengan usaha-usaha pengembangan dan peningkatan inovasi pembelajaran PAI. 4. Mengakomodir permasalahan yang dihadapi oleh guru PAIS dalam melaksanakan tugasnya di sekolah dan mencari solusi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran PAI, Guru PAI, sekolah dan lingkungan sosialnya.

Terpisah, Kepala Kantor Kemenag Banyuasin dalam sambutannya memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan bersama antara MGMP PAI SMP dan SMA ini sebagai motor penggerak organisasi pendidikan yang independen dan wadah pengembangan profesionalisme guru PAI yang berkualitas, mandiri dan berkelanjutan, sekaligus merealisasikan program kerja MGMP PAI SMP dan SMA Kabupaten Banyuasin.

“Saya sangat mendukung kegiatan ini untuk memajukan organisasi pendidikan seperti MGMP PAI SMP dan SMA. Hasilnya diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru PAIS dan mutu pembelajarannya,“ujar Amri dihadapan peserta.

Guru PAIS harus berperan aktif dalam mendukung kegiatan ini di wilayah kerjanya masing-masing sebagai wadah kegiatan profesional di tingkat kabupaten dan hasilnya dapat diterapkan di sekolah dalam rangka mencerdaskan peserta didik menjadi generasi yang cerdas dan berakhlak mulia sejalan dengan pemberlakuan regulasi kependidikan, yaitu Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

“Output kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan profesional guru PAI, sekaligus diimplementasikan langsung di sekolah yang bersangkutan sesuai amanat undang-undang dan peraturan pemerintah kita,“pinta Amri.

Hal senada diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Banyuasin bahwa kegiatan bersama antara MGMP PAI SMP dan SMA ini memiliki potensi yang sangat besar untuk meningkatkan pembelajaran apabila diimplementasikan dengan baik dan benar. Diimplementasikan dengan baik dan benar di sini berarti pihak yang terlibat (guru PAI) mencoba mengembangkan kemampuannya dalam memecahkan masalah-masalah pendidikan dan pembelajaran melalui tindakan bermakna yang diperhitungkan dapat memecahkan masalah dan kemudian secara cermat mengamati pelaksanaannya untuk mengukur tingkat keberhasilannya.

“Kegiatan bersama ini diharapkan dapat mendorong terjadinya inovasi dan improvisasi pelaksanaan pendidikan di lembaga yang dipimpinnya dalam kaitannya untuk memberikan pelatihan kepada guru PAI di semua jenjang pendidikan. Dan bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin dapat menjadi bahan pemikiran dan pertimbangan tindak lanjut dalam usaha meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran PAI di sekolah umum,“pungkas Darul Qutni. (riza)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.014495 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 3161456
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.