Selasa, 14 Mei 2013 –
61 HONORER K1 OKI LENGKAPI BERKAS

Kayuagung-humas

Usai menyelesaikan masa uji publik dan pemberkasan Pegawai Honorer Kategori Dua (K2), Hari ini (Senin,13/5) giliran pegawai honorer yang tergabung dalam Kategori Satu (K1) yang melakukan pemberkasan di kantor Kemenag OKI. ada 61 orang pegawai honorer K1 yang mulai melakukan pemberkasan, sesuai dengan surat sekretariat Jenderal Kementerian Agama Rl Nomor B,ll/2-a/KP.00.3/09971/2013 tentang permintaan berkas honorer K1 dalam rangka pelaksanaan Audit Tujuan Tertentu (ATT) oleh tim pelaksana ATT Kementerian PAN dan RB atas tenaga honorer K-1 Kementerian Agama yang memenuhi kriteria (MK) hasil verifikasi dan validasi BKN dan BPKP Tahun 2012, untuk segera menyampaikan dokumen Administrasi dan Keuangan dari tahun 2004 s/d 2010 tenaga honorer K-1, Dokumen-dokumen tersebut disampaikan melalui Kanwil Kemenag Prov, Sumsel paling lambat hari Selasa Siang tanggal 14 Mei 2013, selanjutnya dokumen-dokumen tersebut akan disampaikan ke Kementerian PAN dan RB paling lambat tanggal 15 Mei 2013.

Terkait pemberkasan pegawai honorer K1, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. OKI Drs. H. Ishak Putih, M.Si melalui Mohd. Nusa selaku Koordinator Kepegawaian Kemenag Kab OKI mengungkapkan,” ada 61 orang pegawai yang dinyatakan lulus dan masuk dalam daftar Kategori Satu tersebut diantaranya adalah tenaga guru 16 orang, tenaga teknis administrasi / lainya 37 orang dan penyuluh 8 orang dilingkungan Kementerian Agama Kab OKI sesuai dengan Daftar rekap Statistik tenaga Honorer K1 Website BKN,” ungkap nusa.

H. Ishak yang dampingi oleh Kasubbag TU H. Syamsul, meminta para kepala madrasah, KUA, yang madrasahnya/KUA terdapat pegawai yang masuk daftar K1, agar terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Kemenag OKI. Terlebih apabila menyangkut informasi-informasi yang berkenaan dengan masalah proses verifikasi K1 menjadi CPNS. Sebab menurut H. Ishak, baik pegawai yang masuk dalam daftar K1 maupun K2 sangat rawan menjadi sasaran penipuan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Sementara itu, terhadap para pegawai honorer yang masuk dalam daftar K1 dan K2, H. Khaeri berpesan agar berhati-hati terhadap oknum yang tidak dikenal, atau yang mengatas-namakan sebagai pejabat atau pegawai Badan Kepegawaian Negara (BKN), yang meminta sesuatu kepada honorer K1 atau K2, tanpa melalui Kantor Kemenag Kab. OKI.

“Jangan sekali-kali percaya terhadap informasi yang datang dari seseorang yang mengaku sebagai pejabat atau pegawai BKN ataupun sebagai pejabat Kemenag Pusat, terkait langkah saudara untuk memperoleh status CPNS. Apalagi orang tersebut meminta anda mengirimkan sejumlah uang sebagai syarat administrasi. Sebab tidak mungkin pegawai BKN Pusat langsung menghubungi anda apabila ada masalah dengan berkas-berkas yang anda kirim,” tegas Ishak.

Semua ada aturan dan prosedurnya, jika memang berkas yang anda kirim bermasalah, maka yang akan dihubungi oleh BKN bukan anda langsung, tetapi yang dihubungi oleh BKN pertama kali adalah Kanwil, setelah itu Kanwil baru menginformasikannya pada kami yang ada di Kankemenag kab./kota.

Jadi, rujukan anda untuk bertanya selama proses verifikasi pemberkasan anda adalah kami. Untuk itu bila ada permasalahan-permasalahan, silahkan kalian menghubungi saya langsung, atau kalau tidak anda bisa menghubungi Kasubbag TU, atau Kasi Kependais sebab merekalah sumber-sumber yang bisa kalian percaya”. Papar H. Ishak.

Di Akhir pesannya, H. Ishak meminta agar para pegawai yang masuk dalam daftar K1 sesegera mungkin mempersiapkan, mengumpulkan, melengkapi berkas-berkas yang akan dikirim ke Pusat sejak sekarang. Sebab berdasarkan surat Kanwil Kemenag Sumsel, berkas tersebut mereka terima paling lambat Selasa 14 Mei mendatang.(ad/13)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.033072 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 2283592
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.