Kamis, 9 Mei 2013, 02:45 – Kankemenag
ALFAJRI HADIRI RAKOR PENERBITAN PASPOR JAMAAH HAJI

Palembang, Humas.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Palembang H.M.Alfajri Zabidi S.Pd.MM M.Pd.I didampingi Kasi Haji Drs. Hermansyah, SE, MM menghadiri rapat koordinasi penerbitan paspor haji 2013 yang bertempat di ruang rapat lantai 2 Kakanwil Kemenag Sumsel yang beralamat di jalan Ade Irma Nasution No. 08 Kota Palemabang, Selasa (07/05) kemarin.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kakanwil Kemenag Sumsel Drs.H.Najib Haitami, MM serta dihadiri oleh Kakanwil Kemenkumham Sumsel Rinto Hakim SH, MH, Kadiv Imigrasi Kemenkumham, perwakilan dari Kantor Imigrasi Kelas I Palembang, perwakilan Kantor Imigrasi Kelas II Muaraenim, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh, serta para Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota.

Dalam rapat tersebut membahas biaya penerbitan paspor haji untuk keberangkatan haji tahun ini yang tidak mengalami perubahahan dibanding tahun lalu yaitu Rp.255.000,- per jamaah, pembuatan paspor sendiri terjadwal mulai tanggal 15 Mei s.d 08 Juni 2013.

Drs.H.Najib Haitami.MM mengatakan seperti tahun-tahun sebelumnya pembuatan paspor jamaah calon haji (JCH) asal Sumsel berlangsung di dua tempat yaitu Kantor Imigrasi Kelas I Palembang dan Kantor Imigrasi Kelas II Muaraenim. “Sebanyak 4.436 JCH asal Palembang, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Banyuasin, dan Musi Banyuasin membuat paspor di Kantor Imigrasi Palembang. Sedangkan 1.917 JCH asal Muaraenim, OKU Timur, OKU, Musi Rawas, Lubuklinggau, Lahat, Prabumulih, Pagaralam, dan Empat Lawan membuat di Kantor Imigrasi Muaraenim,” jelas Najib.

Dalam kesempatan itu pula, Najib meminta para Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota untuk mendata jumlah JCH yang masuk alokasi porsi keberangkatan dan akan berangkat tahun 1434 H/2013 M, mendata JCH yang belum memiliki paspor dan yang sudah memiliki paspor dengan masa akhir berlaku paspor sampai tanggal 9 April 2014, melaporkan JCH yang masuk alokasi porsi tahun keberangkatan 1434H/2013M tetapi menunda berangkat, dilampirkan surat pernyataan di atas materai dari masing-masing jamaah. “Selain itu juga harus mempersiapkan syarat-syarat penyelesaian dokumen paspor haji seperti KTP, KK, Buku Nikah atau Akte Kelahiran atau Ijazah, serta menetapkan dan mengusulkan petugas yang akan bertanggung jawab terhadap proses penerbitan paspor jamaah calon haji.” ujar Najib.(Isk. Rby)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.666347 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.64
Jumlah pengunjung: 3854012
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.