Kamis, 21 Maret 2013, 06:47 –
M JASIN BERI PEMBINAAN 435 PNS KEMENAG SUMSEL

Palembang-Humas Kanwil

Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Agama (Kemenag) RI Dr Mochammad Jasin memberi pembinaan terhadap 435 pejabat Lingkungan Kemenag Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di Aula MAN 3 Palembang, Rabu (20/3). Mereka yang mendapat pencerahan terdiri dari para pejabat eselon III Kanwil Kemenag Sumsel, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, kepala madrasah, dan kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Sumsel.

Sosok yang pernah menjadi salah satu pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut menyampaikan materi selama satu jam dimulai Pukul 14.00 WIB. Dilanjutkan sesi tanya jawab dengan peserta yang berakhir hingga Pukul 16.00 WIB, serta sesi foto bersama. Dalam paparannya, M Jasin banyak mengupas permasalahan gratifikasi serta problema biaya nikah serta solusi yang dia tawarkan untuk mengatasi masalah-masalah tersebut.

M Jasin mengaku, dirinya sempat bertemu para pimpinan KPK terkait persoalan pemberantasan korupsi di Kementerian Agama. Menurut Yasin, mereka menanyakan komitmen beliau untuk mengatasi persolaan yang ada. Salah satunya persoalan biaya nikah yang hingga kini belum kunjung ditemukan solusinya.

“Apa gunanya Pak Jasin ada di Kemenag kalau tidak bisa menyebarkan virus kebaikan di sana,” ujar Jasin menirukan ucapan pimpinan KPK. “Saya jawab bahwa saya sedang menyusun konsep untuk mengatasi persoalan-persoalan korupsi di Kemenag,” lanjut pria kelahiran Blitar, Jawa Timur, 14 Juni 1958 itu.

Dalam kesempatan tersebut, sosok low profile ini juga memberi angin segar berupa peluang mendapatkan remunerasi kenaikan gaji hingga 40 persen. Syaratnya, Kemenag mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Insya Allah Mei nanti hasil pemeriksaan BPK terhadap Kemenag akan diungkap. Mudah-mudahan kita dapat meraih WTP,” harap Jasin disambut tepuk tangan para peserta.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sumsel Drs H Najib Haitami MM dalam sambutannya mengaku sangat senang dengan kedatangan Irjen Kemenag RI ke Sumsel. “Kedatangan Bapak Irjen sudah lama kami nantikan. Oleh karena itu, kami mengumpulkan seluruh unsur di Kemenag Sumsel, dengan harapan kami semua dapat menerima pengarahan langsung sehingga ke depan bisa lebih baik lagi dalam bekerja, melaksanakan tugas dan kewajiban, serta melaporkan setiap kegiatan yang menggunakan keuangan negara,” tuturnya.

Menurut Najib, Kemenag Sumsel tiga tahun terakhir diaudit oleh BPK. Hasil audit inilah yang menjadi acuan dan motivasi bagi unsur di Kemenag Sumsel untuk bekerja lebih baik lagi. “Kemenag Sumsel saat ini terus berbenah menyempurnakan kekurangan yang ada guna meningkatkan pelayanan prima bagi masyarakat dalam upaya pencapaian good governance serta budaya kerja yang bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme,” tegas Najib. (qudus)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.012792 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 3815615
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.